Home / FSBM IX / 8 Peserta Siap Tuturkan Cerita Daerahnya

8 Peserta Siap Tuturkan Cerita Daerahnya

Oleh Mariyadi

MABMonline.org, Sambas—8 Peserta perwakilan dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota/Kabupaten mengikuti Lomba Tangkai Bertutur (Bercerita) sebagai salah satu rangkaian acara Festival Seni dan Budaya Melayu (FSBM) IX di Jl. Pembangunan tepatnya di depan kantor bupati Sambas. Rabu malam, (28/06). “Ada 8 peserta yang masing-masing akan menuturkan cerita-cerita yang ada di daerahnya,” ungkap Humanto, Panitia acara sekaligus MC.

Menurut Humanto, 8 peserta dan masing-masing lagu daerah yang mereka bawakan adalah: Perwakilan dari Kabupaten Sambas membawakan cerita Burung Ruai, Kota Singkawang membawakan cerita Teluk Mak Jantuk, Kabupaten Kapuas Hulu membawakan cerita Bujang Senang, Kota Pontianak membawakan cerita Asal Usul Pontianak, Kabupaten Mempawah membawakan cerita Buaya Kuning, Kabupaten Ketapang mebawakan cerita Si Sumbing dan Mat Angin,  Kabupaten Melawi mebawakan cerita Bujang Ngelalis. Namun, peserta dari Kabupaten Kubu Raya didiskualifikasi karena tidak hadir saat penampilan.

“Maksimal durasi waktu peserta adalah 15 menit,” tambah Humanto.

Menurut Humanto, bahasa pengantar bertutur dalam lomba ini adalah bahasa Indonesia. Peserta juga harus berumur maksimal 40 tahun. Peserta bisa membawakan properti tergantung dengan apa yang mereka ceritakan.

“Penilaian diambil dari beberapa segi. penilaian tersebut adalah mengenai Pembawaan, Tehnik dan Retorika Bertutur, penjiwaan dalam  bertutur, materi cerita, gagasan, dan penampilan,” ungkap Sataruddin Ramli, juri pertandingan.

Menurut Sataruddin, sejak jaman dahulu bertutur telah ada. Biasanya bertutur ini dipakai untuk menidurkan anak dengan cerita dongeng-dongeng atau lainnya. Namun, bertutur berkembang menjadi bahan hiburan  untuk  meramaikan pesta-pesta. Seperti pernikahan dan lain sebagainya. Bertutur sama halnya dengan bercerita. “Betutur adalah suatu sastra jaman dulu yang telah ada sejak jaman nenek moyang,” tambah Sataruddin, yang juga sebagai Ketua Bidang Biro Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di MABM Kalimantan Barat.

Acara berjalan dengan lancar. Namun, hanya sedikit MABM Kota/Kabupaten yang mau ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut.

Check Also

Menemukan Jati Diri sebagai Orang Melayu

Majelis Adat Budaya Melayu Kalimantan Barat (MABMKB) menjadi ikon masyarakat Melayu yang ada di Kalbar. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *