Home / Jurnalisme Warga / Ada Makna Di Balik Perayaan Robok-Robok

Ada Makna Di Balik Perayaan Robok-Robok

Oleh Novian Suhendar

MABMonline.org, PontianakMakna perayaan tradisi robok-robok menurut Pangeran Ratu Mardan sebagai napak tilas kedatangan Opu Daeng Manambon. “Ketika itu para pengikut Opu Daeng Manambon, terdiri atas berbagai etnis dan agama,” katanya. Dengan begitu robok-robok diyakini sarat dengan pesan persatuan dari semua etnis dan agama yang ada di Kalbar. Pesan itu merupakan warisan yang ditinggalkan Opu Daeng Manambon ketika mendirikan Kota Mempawah.

“Mereka berkumpul pada hari Rabu akhir bulan Safar. Bersama-sama mereka membangun Mempawah. Ada makna harmonis antar etnis dan agama di balik perayaan robok-robok ini,” jelas Pangeran Ratu Mardan. Bukti lain dari adanya keharmonisan itu, lanjut Mardan, bisa dilihat di kompleks pemakaman Opu Daeng Manambon. Di makam tersebut juga terdapat makam Panglima Hitam orang Dayak, Patih Humantir dan Damarwulan orang Jawa, Lo Tai Pak orang Tionghoa, dan beberapa makam etnis lainnya.

“Peringatan robok-robok tahun ini yang disatukan dengan Festival Melayu dan Festival Keraton Nusantara memberi warna baru untuk meningkatan seni budaya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan robok-robok yang sudah menjadi salah satu kalender wisata nasional ini menjadi hiburan gratis masyarakat. Sejumlah hiburan ditampilkan seperti kontes motor air, busana adat, qasidah, karaoke lagu daerah, hadrah, albarzanji, panjat pinang, tepuk bantal, tarik tambang, tenis meja, bola voli, sepakbola anak gawang, lomba sampan, tarian daerah dan atraksi kesenian lainnya yang ada di Kabupaten Pontianak.

Kegiatan ini berlangsung di tepi Sungai Mempawah sejak pagi hingga malam hari. Robok-robok bagi sebagian masyarakat lokal menjadi berkah tersendiri. Mereka mendulang rupiah dengan berjualan berbagai produk di deretan kios di sekitar lokasi yang berubah menjadi pasar kaget. Biasanya mereka berjualan seminggu sebelum dan sesudah pelaksanaan robok-robok.

Check Also

Pantia FSBM IX Sediakan 7 Stan Keamanan dan Kesehatan

Oleh Mariyadi MABMonline.org, Pontianak—Panitia penyelenggara Festifal Seni dan Budaya Melayu (FSBM) IX dalam rangka ulang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *