Kabar Terkini
Home » Jurnalisme Warga » Amplang Khas Teluk Batang

Amplang Khas Teluk Batang

Oleh Marisa

MABMonline.org, Teluk Batang — Amplang buatan Bu Sakniah yang bikin ketagihan, jika ke Teluk Batang rasanya tidak sah jika tidak mencicipi makanan yang menjadi ciri khas  dari Teluk Batang.
Sore itu pukul 15.00WIB, di kediaman ibu Sakniah yang terletak di Jalan Teluk Nipah Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara. Seorang  ibu yang bernama Sakniah (50) seorang perempun yang  bertubuh gemuk dengan hanya memakai celana panjang hitam dan baju model gamis  panjang yang memakai jilbab berwarna abu-abu. Ia sedang membuat makanan yang digemari oleh masyarakat Teluk Batang yaitu Kerupuk Amplang.

Dengan cekatan Ibu Sakniah yang asli kelahiran Ketapang, mulai menata bahan yang untuk membuat kerupuk amplang. Ibu sakniah menjelaskan bahan serta cara pembuatan kerupuk amplang.
Bahan –Bahan yang dibutuhkan:
1.    Ikan tenggiri atau belidak 1 kilogram
2.    Tepung  kanji 2 kilogram
3.    Air 750 ml
4.    Garam 4/5 ons
5.    Bawang putih 5 biji
6.    Bumbu penyedap 1/5 ons

Cara pembuatan Amplang
1.    Campurkan ikan, tepung, air,garam dan penyedap diiaduk sampai rata.
2.    Adonan dibentuk seperti lenjeran dan besarnya disesuaikan keinginan
3.    Amplang tersebut yang telah siap dipotong halus-halus digoreng di dalam minyak yang banyak selama lebih kurang 30 menit sehingga benar-benar kering. Semasa menggoreng produk hendaklah selalu diaduk supaya tidak hangus.
4.    Amplang tersebut yang telah digoreng ditiriskan untuk membuang sisa-sisa minyak.
5.    Produk  serta jauhkan  ini dibungkus dalam plastik kedap udara dan disimpan pada suhu rendah dan
jauhkan dari pada serangan serangga.

Mirna Hartuti ( 20) adalah salah satu pelanggan Ibu Sakniah. “Harganya lumayan murah , rasanya juga mantap mbak,” tuturnya sambil menikmati amplang buatan Ibu Sakniah. Menurutnya dengan harga  Rp.80.000 per kilonya, rasa yang ditawarkan sangat enak tidak kalah dari amplang yang dijual di toko-toko dengan harga selangit.

Bu Sakniah telah berjualan makanan tradisional ini sudah hampir 15 tahun.  Ia berjualan amplang meski hanya dititipkan ke toko-toko yang ada di Teluk Batang. Amplang buatan Bu Sakniah ini sangat banyak digemari masyarakat malahan sampai mahasiswa yang biasanya memesan kepadanya untuk di bawa ke Pontianak sebagai oleh-oleh untuk teman mereka.
Ibu dari empat orang anak ini, yaitu Rahma (24), Ayu (9), Dian (10), dan Mia (12), menjadikan amplang ini sebagai tambahan untuk keluarganya meskipun dia adalah seorang guru SD.

Bu Sakniah sangat menyenangi pekerjaannya ini meskipun ia tidak memiliki tokoh sendiri untuk menjual kerupuknya itu, tapi dia bersyukur sudah dapat menjual amplangnya tersebut meskipun hanya dititpkan ketoko-toko.

Pencarian Artikel:

  • amplang ketapang kalbar
  • resep kerupuk amplang khas ketapang
  • sejarah teluk batang kalbar

Comments are closed.