Home / Jurnalisme Warga / Anggota Himbasi Lestarikan Permainan Rakyat

Anggota Himbasi Lestarikan Permainan Rakyat

Anggota Himbasi lestarikan Permainan Rakyat

oleh Sabhan Rasyid
MABMonline.org, Pontianak— Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (Himbasi) FKIP Untan menggelar aksi permainan rakyat. Acara yang melibatkan anggotanya tersebut diberi nama APRAS (Aksi Permainan Rakyat Anak Sastra). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan untuk mempererat jalinan silaturahmi antaranggota Himbasi FKIP Untan. Hal ini sesuai dengan tema yang diangkat panitia pelaksana, yaitu “Ciptakan Kebersamaan dan Sportivitas melalui APRAS 2014″.

Kegiatan internal himpunan tersebut dilaksanakan sejak 22 Maret sampai 28 Maret 2014. Kegiatan informal tersebut terdiri dari berbagai permainan rakyat yang diperlombakan. “Dalam kegiatan APRAS tahun ini terdapat beberapa permainan rakyat, seperti balap karung, makan kerupuk, balap kelereng, tarik tambang, bola dangdut, dan memasukkan paku dalam botol,” ujar Andika selaku ketua panitia saat dihubungi redaksi MABMonline.org.

Pelaksanaan APRAS ini juga melibatkan mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari reguler B. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang penyegaran dan sarana dalam menciptakan kebersamaan yang semakin kuat di Himbasi. “Harapannya tercipta kebersamaan dan dapat memberikan penyegaran terhadapat anggota Himbasi,” tambah Andika.

Seperti pelaksanaan APRAS tahun sebelumnya, anggota Himbasi membawa kekuatan tim dari tiap-tiap perwakilan kelas. Kegiatan tersebut menjadi ajang kompetisi antarkelas yang selalu dinanti-nantikan oleh anggotanya. Selain sebagai sarana kompetisi, ajang ini juga bertujuan melatih mahasiswa baru dalam memanajemen kegiatan. “Saya sangat senang melihat mahasiswa baru sudah mulai belajar menjadi panitia dan APRAS ini memang dapat menjalin kekompakan kami,” ungkap Anggi selaku pengurus Himbasi.

Acara APRAS ini direncanakan panitia akan ditutup pada tanggal 5 April 2014 dengan menggelar pengumuman pemenang dan pembagian hadiah. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun selanjutnya untuk mempererat kerja sama di Himbasi. “Kegiatan ini membuat kami dari pengurus menjadi lebih akrab dengan mahasiswa baru dan anggota lain,” pungkas Anggi.

Semoga kegiatan seperti ini tetap dapat terus dilaksanakan dan menjadi contoh bagi himpunan lain. Usaha ini dapat dipertahankan untuk menjaga eksistensi permainan rakyat agar tidak tergerus zaman.

Check Also

Budaya Korea “Meledak” di Indonesia

Oleh : Ahmad Yani MABMonline.org, Pontianak — Pada era globalisasi saat ini faktor budaya merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *