Home / satumelayu

satumelayu

Membaca Harus Jadi Kebutuhan Utama

Penulis Sabhan Rasyid MABMonline.org, Pontianak– Pada hakikatnya manusia diciptakan Tuhan memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Pemerolehan kemampuan tersebut tentunya melalui tahapan-tahapan yang berproses. Dalam pemerolehan bahasa misalnya, manusia akan melalui tahap menyimak, berbicara, membaca, dan menulis sebagai sebuah rangkaian yang hierarkis. Pemerolehan tersebut ada yang terjadi secara alamiah dan ada yang …

Read More »

Akuntabilitas Dalam Ekonomi

Oleh: Ismail Ruslan Sosiolog Jerman, Max Weber menjelaskan bahwa salah satu kunci kesuksesan Barat dalam mengelola usaha adalah kemampuan memisahkan antara harta kekayaan pribadi dengan harta perusahaan. Bagi Weber, jika usaha ingin sukses dan menjadi besar, maka pemilik tidak diperkenankan mencampuradukan antara pendapat perusahaan dengan harta pribadi. Abdullah (1988:26) menjelaskan …

Read More »

Kompetensi dan Sukses Usaha

 Oleh: Ismail Ruslan       Idealnya setiap aktivitas manusia selalu mengedepankan aspek kompetensi dan profesionalitas baik dalam pendidikan, ekonomi, politik dan lainnya. Dimensi kompetensi menjadi penting karena aktivitas yang didasarkan atas pertimbangan keahlian akan menghasilkan karya produktif. Sebaliknya, aktivitas yang mengabaikan kompetensi dan “mengagungkan” kedekatan, primordialisme, nepotisme tidak akan menghasilkan karya …

Read More »

Akil Mochtar: Putra Kalbar yang Terpilih Menjadi Ketua MK

Hakim Konstitusi yang juga merupakan Anggota Dewan Penasehat MABM Kalbar, Akil Mochtar terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015, Rabu (3/4/2013). Akil menggantikan Mahfud MD yang berakhir masa jabatannya sebagai hakim konstitusi pada 1 April 2013. Siapa sebenarnya Akil Mochtar yang baru saja terpilih menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK)? …

Read More »

Patron Klien Dalam Ekonomi (Edisi 2)

Oleh: Ismail Ruslan Prinsip-prinsip relasi patron-klien berlaku juga pada masyarakat nelayan. Unsur-unsur sosial yang berpotensi sebagai patron adalah pedagang (ikan) berskala besar dan kaya, nelayan pemilik (perahu), juru mudi (juragan laut atau pemimpin awak perahu), dan orang kaya lainnya. Mereka yang berpotensi menjadi klien adalah nelayan buruh (pandhiga, Madura) dan …

Read More »

Patron Klien Dalam Ekonomi (Edisi 1)

Oleh: Ismail Ruslan Patron klien tumbuh subur pada masyarakat yang memiliki persoalan sosial, dan ekonomi yang komplek seperti minimnya sumber daya alam yang tersedia. Lapisan sosial  masyarakat yang mengalami umumnya di kalangan petani, nelayan, pedagang dan buruh. Di pedesaan atau pinggiran kota, bentuk hubungan antara patron (tuan) klien (pekerja), dengan …

Read More »

CSR Bukan Sekedar Sedekah

Oleh: Ismail Ruslan Pada tulisan terdahulu, saya sudah mengdeskripsikan pentingnya Perda tentang CSR (Corporate Social Responsibility) yang akan dirumuskan oleh DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Tulisan berikut sebagai ikhtiar untuk melengkapi analisis tentang CSR dalam perspektif yang berbeda. “Masyarakat awam” yang pernah menerima bantuan dari perusahaan, BUMD atau Perbankan bersumber dari …

Read More »

Bahasa, Buku, dan Listrik Harus Menjadi Perhatian di Jagoi Babang

Oleh: Dedy Ari Asfar MABMonline.org, Bengkayang– “Pengaruh bahasa Malaysia cukup tinggi, misal basikal, kasut, beg, sain, dan buk sering siswa ucapkan dalam lingkungan sekolah,” ujar Sabinus K, S.Pd. wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMPN I Jagoi Babang saat ditemui di ruangannya (9/27/2012). Masalah lain dalam pembelajaran di sekolah-sekolah perbatasan adalah …

Read More »

Pentingnya PERDA “CSR”

Oleh: Ismail Ruslan Masyarakat Kalimantan Barat sejatinya memberikan apresiasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kalimantan Barat (Komisi B) sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Corporate Social Responsibility (CSR).  Upaya ini sebagai  ikhtiar untuk memformulasikan aturan normative sebagai payung hukum pemberlakuan CSR di Kalimantan Barat. Dari sisi waktu inisiatif ini …

Read More »

Hidup Sampai Tua, Belajar Sampai Tua

oleh: Dedy Ari Asfar Minggu pukul 10.30 saya dan teman-teman tiba di sekretariat Yayasan Asali. Di dalam bangunan yayasan yang di desain terbuka itu sudah menunggu seorang lelaki sepuh. Usia boleh tidak muda lagi, tetapi  lelaki sepuh itu masih tampak segar dan bugar. Ia menyambut kedatangan saya dan teman-teman yang …

Read More »