Home / Beranda / Chairil: Masyarakat Melayu Jangan Inferior

Chairil: Masyarakat Melayu Jangan Inferior

Foto: Chairil saat membuka acara Seminar Ilmiah Revolusi Mental Warisan Melayu Kalimantan Barat
Foto: Chairil saat membuka acara Seminar Ilmiah Revolusi Mental Warisan Melayu Kalimantan Barat

Oleh Sabhan Rasyid
MABMonline.org, Putussibau–Ketua Umum MABMKB, Chairil Effendy membuka langsung pelaksanaan Seminar Ilmiah dengan tema “Revolusi Mental Warisan Melayu Kalimantan Barat”. Seminar tersebut dilaksanakan di Rumah Melayu Kapuas Hulu, Senin (22/12). Dalam sambutannya, Chairil mengungkapkan bahwa masyarakat Melayu harus mau berubah ke arah yang lebih baik karena perubahan merupakan suatu keniscayaan. “Masyarakat melayu jangan takut melakukan perubahan,” ungkap Chairil.

Chairil juga menyampaikan bahwa selama ini kita masih sering merasa inferior. Kita sering merasa tidak mampu untuk melakukanperubahan besar. “Masyarakat Melayu jangan inferior, kita harus bisa melakukan perubahan,” ungkapnya.

Masyarakat Melayu harus melakukan revolusi mental dalam upaya mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Chairil menyampaikan bahwa banyak pihak lain yang sudah sukses dari permulaan yang sulit dan sederhana. “Banyak saudara kita yang sekarang sudah sukses, dahulu mereka memulainya dengan sederhana dan penuh perjuangan,” paparnya.

Chairil berharap di kemudian hari masyarakat Melayu melalui MABM dapat melakukan perubahan-perubahan dalam berbagai bidang, contohnya bidang ekonomi. Ketua Umum MABMKB ini berharap kemudian hari MABM dapat melakukan pengelolaan keuangan sendiri dengan mendirikan koperasi. “Ke depan kita berharap MABM ini dapat mendirikan CU syariah untuk kebermanfaatan masyarakat Melayu,” harapnya.

Keyakinan Ketua Umum MABMKB terhadap revolusi mental yang dapat dilakukan masyarakat Melayu ke depan didukung dengan sudah berdirinya MABM di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Chairil juga menyampaikan bahwa sudah banyak kemajuan dari MABM di kabupaten/kota berkat dukungan pemerintah setempat. “Saat ini selama 16 tahun MABM berdiri, sudah tersebar di seluruh kabupaten/kota keberadaan MABM, rumah melayu juga mulai dibangun di semua kabupaten,” papar mantan rektor Untan tersebut.

Check Also

Memilih Peserta dengan Baik, Kunci Pontianak Juarai FSBM XII

mabmoline.org, sekadau—Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XII telah resmi ditutup pada Sabtu (10/11) di Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *