Home / Jurnalisme Warga / Fenomena Awan Bergaris Sambut Awal Tahun Kota Pontianak

Fenomena Awan Bergaris Sambut Awal Tahun Kota Pontianak

Oleh Lia Nalita

MABMonline.org, Pontianak — Fenomena awan langka terjadi awal tahun ini, kali ini terjadi di Pontianak. Sejak pagi (27/03/2013) sejumlah warga Kelurahan Banjar Serasan menyaksikan fenomena bak awan yang membentuk pola garis-garis di atas langit Pontianak.

Fenomena alam berupa awan yang unik menarik perhatian warga Kelurahan Banjar Serasan. Awan berwarna putih itu melintang di atas cakrawala. Salah satu warga yang sempat mengabadikan gambar awan unik ini yang terlihat membentuk sejumlah garis panjang. “cobe liat, tak pernah-pernah awan tu kayak gitu. Ini fenomena alam…,” ujar Pak Amat, warga setempat kepada SerasanNews, 27 Febuari 2013.

Kejadian ini tampak sekitar pukul 07.50 WIB dan awan itu pun hanya 30 menit terlihat dan kemudian menghilang. Awan terlihat membentuk banyak garis dari arah barat ke timur. Jika hal ini dirasa menjadi suatu kejadian biasa, Pak Amat mengatakan mengapa baru kali ini terlihat sekarang.
“Biasenye awan tu kalau pon bergaris tapi tak beratoran, itu pon tak serapi kayak sekarang,” katanya.
Para warga pun menyatakan agak waswas mengenai fenomena awan ini terkait gempa bumi seperti yang pernah terjadi di Padang. Pada awalnya warga Padang melihat fenomena awan tegak lurus dan kemudian malam harinya terjadi gempa di selatan Jawa.

Sampai saat ini belum ada penjelasan pasti mengenai fenomena yang terjadi di langit Pontianak. Apakah ini merupakan fenomena biasa yang memang sudah sering terjadi di daerah- daerah lain atau kah ini hanya sebuah keindahan alam yang ingin ditunjukan kepada manusia sebagai pesan dari alam agar kita sebagai manusia dapat lebih santun kepada alam sekitar.

Check Also

Cornelis Harap Kafilah Kalbar Catat Prestasi di Tingkat Nasional

Tepat pukul delapan, Bupati Kubu Raya menyampaikan sambutannya. Samar-samar, Rusman Ali mengucapkan terima kasih atas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *