Home / Budaya / Gawai Dayak, Rasa Syukur Melimpahnya Panen

Gawai Dayak, Rasa Syukur Melimpahnya Panen

 gawai-dayak11Oleh Fraditya Yulia Sari

Pontianak–Tak….tok….tak….tok… bunyi gendang berirama menemani pelaksanaan upacara pasca panen, upacara tersebut sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan (Jubata) atas melimpahnya hasil panen. Seorang  bapak tua dan disebut sebagai pelaku upacara adat akan mengenakan pakaian tradisional dengan memakai perhiasan tradisional seperti manik orang ulu (kampung) dan kerajinan perak lainnya.

Tegas dan perkasanya bapak tua itu, dalam melaksanakan upacara adat. Lantang suaranya dengan menyebut Jubata atau Tuhan yang telah memberikan kelimpahan pada hasil panennya. Dalam upacara Gawai Dayak ini syarat utamanya ngampar bide atau menggelar tikar.  Saat mengelar tikar ucapan utama yang bapak tua ucapkan yaitu asak…dua…talu…ampat..lima…anam..tujuh,,,kursemangat anak, cucu dan cicitku…kursamangat…

Dalam ngampar bide sendiri sewaktu saya bertanya kepada kepala suku tersebut, yaitu serangkaian tahapan pelaksanaan, yaitu nyangahathn manta’ (pelantunan doa atau mantra) sebelum seluruh kelengkapan upacara disiapkan dan ngadap buis, yakni tahapan penyerahan sesaji (buis) kepada Jubata (Tuhan),’gumam bapak tua itu, entah siapa namanya yang saat itu saya panggil dengan sebutan “Pak Tuha” atau orang tua.

Upacara ini hanya dilaksanakan menjelang pelaksanaan upacara Gawai Dayak, yang biasanya berlangsung di rumah Betang Panjang, di rumah adat Kalimantan Barat. Saat saya menyaksikan berbagai macam atraksi atau acara-acara lainnya dalam pelaksanaan gawai dayak tersebut, banyak hal-hal dalam kebudayaan tersebut serta maknanya yang dapat saya pahami dan dipelajari.

Sret…sret.. bunyi para pelaku upacara saat gulung bide yang menandai telah berakhirnya upacara. Upacara gawai dayak ini dilaksanakan dalam waktu sepekan, setiap 20 Mei sebagaimana diarahkan oleh Gubernur Kalimantan Barat terdahulu sampai dengan gubernur sekarang Cornelis.

Check Also

Antar Ajung, Antara Tradisi dan Wisata

Oleh Nabu Sambas—Terdengar gendang rabana dan ratib. Lantunan nama-nama Allah disertai doa selamat dan doa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *