Home / Jurnalisme Warga / Hidupkan Seni Lewat Parade Teater Khatulistiwa 2013

Hidupkan Seni Lewat Parade Teater Khatulistiwa 2013

Penulis Efry

MABMonline.org, Pontianak– Parade teater khatulistiwa 2013 yang dilaksanakan di Taman Budaya diapresiasikan sebagai bukti bahwa seni tetap hidup, meskipun tanpa dukungan berupa materi dari berbagai pihak. Seperti yang diungkapkan oleh Nur Danu Sandi ketua panitia parade teater khatulistiwa 2013 “ ini merupakan sebuah sarana untuk merangkul kawan-kawan dari berbagai sanggar seni teater baik dari sekolah, umum, bahkan mahasiswa dan mencoba mandiri untuk mengimplementasikan wujud seni tanpa bantuan dari instansi terkait, karena sejak tahun  2009 belum ada bantuan yang diterima” ujar Nur Danu Sandi.

Parade teater ini merupakan salah satu agenda dari forum yang menamakan dirinya sebagai FORMAT (Forum Masyarakat Teater) yang merupakan salah satu organisasi yang terbentuk dari gabungan beberapa pentolan seni teater dan membentuk forum ini guna membina dan menaungi para pecinta seni dari berbagai kalangan. Parade ini merupakan event ke empat sejak tahun 2009. FORMAT  telah menaungi 24 komunitas sejak tahun 2009. “berbagai komunitas yang tergabung seperti dari sanggar sekolah, Stain, Muhamadiyah, Stkip, dan Untan(ekonomi).

Parade teater yang akan diadakan selama 45 hari terhitung dari tanggal 3 maret- 15 april 2013 dan akan menampilkan teater dari 24 komunitas yang telah tergabung. “kami menargetkan 15.000 penonton selama 45 hari dan merealisasikan dana yang terkumpul untuk merintis sedikit demi sedikit komunitas yang telah ada ” ujar Nur.

Event Parade teater ini akan menampilkan kesenian dalam bentuk seni peran, dan menyuguhkan berbagai cerita menarik dan penuh inspirasi bagi semua kalangan.

Ini merupakan sarana pembelajaran yang tepat bagi kami dalam membangun jiwa karakter dalam berseni peran, bukan hanya sebagai inspirasi membangun jiwa seni peran di atas panggun saja, tetapi makna dari apa yang kita tampilkan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari ”ujar maya yang merupakan salah satu mahasiswa STAIN.

Check Also

Budaya Korea “Meledak” di Indonesia

Oleh : Ahmad Yani MABMonline.org, Pontianak — Pada era globalisasi saat ini faktor budaya merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *