Home / Jurnalisme Warga / HIMDIKA FKIP Untan dan FLP Kalbar Sukses Menggelar Workshop serta Bedah Buku

HIMDIKA FKIP Untan dan FLP Kalbar Sukses Menggelar Workshop serta Bedah Buku

Munculkan ide, Gagasan dan Motivasi Menulis Bagi Pemula

Oleh: Ria Tri Wahyuni dan FLP

Berawal dari visi dan misi ketua Himpunan Pendidikan Kimia (HIMDIKA) yaitu mengoptimalisasi kader dengan  meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam berbagai kegiatan. Satu diantaranya adalah kegiatan workshop kepenulisan “Manifesto ide, dari gagasan ke tulisan” dan bedah buku karya FLP Kalbar “Mutiara Cinta di Pelangi Khatulistiwa” yang diadakan oleh HIMDIKA bekerja sama dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Kalbar di Aula FKIP Untan (23/03/2013).

Berdasarkan pantauan, sebagian mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis, menulis, dan mengemukakan gagasan yang minim. Apa lagi terhadap mahasiswa baru yang kurang memahami gaya menulis fiksi maupun ilmiah. Hal inilah yang menjadi latar belakang adanya Workshop kepenulisan ini dengan menghadirkan pemateri seorang jurnalis, Heriyanto dan seorang penulis sekaligus ketua FLP Kalbar, Aspari Ismail.

Meskipun terkesan kegiatan ini terfokus pada bahasan fiksi, padahal dominan mahasiswa kimia ini membuat karya ilmiah namun hal tersebut dapat membangkitkan antusias mahasiswa dan termotivasi dalam keinginan membuat karya. Tujuannya supaya mahasiswa mampu menimbulkan ide atau gagasan baru untuk kedepannya. Seperti yang dikatakan oleh Zikrie selaku ketua HIMDIKA “Meskipun kami lebih sering membuat karya ilmiah, namun yang kami dapatkan dari hasil materi adalah bagaimana kami dapat memunculkan ide atau gagasan baru dan motivasi dari penulis untuk terus berkarya baik itu fiksi maupun karya ilmiah.”

Kegiatan yang memadatkan aula FKIP Untan ini sesuai target yang diharapakan. FLP Kalbar begitu berperan penting dalam hal ini sehingga mampu membuka wawasan mengenai ide baru untuk menulis maupun motivasi terhadap penulis-penulis pemula. Hal ini berlanjut dengan antusias mahasiswa pada sesi bedah buku FLP Kalbar yang menghadirkan Rohani Syawaliah (Penulis Novel Memamah Jantungmu, Pemenang Man of the Year tahun 2011 kategori buku fiksi) dan Farninda Aditya (Penulis muda produktif, penggiat Club Menulis STAIN Pontianak. Berbagai pertanyaan dilontarkan seputar bedah buku ini, seperti terkait pada proses kreatif para penulis dalam membuat tulisan dan motivasi dalam memunculkan ide.

“Buku ini sangat istimewa. Saya menemukan hal-hal sederhana tapi terkadang luput dari perhatian pembaca. Saya ikut tenggelam dan menikmati alur cerita dalam buku ini. Buku ini akan memberikan manfaat buat siapapun pembacanya. Singkat kata, buku ini bagus,” jelas Rohani Syawaliah yang dilanjutkan oleh tuturan Farninda Aditya

“Buku ini ‘Mutiara Cinta di Pelangi Khatuliswa’ menjadi spesial karena dibedah bertepatan dengan perayaan titik Kulminasi Khatulistiwa. Dalam buku ini kita disajikan beragam kisah yang mengharu biru, menggugah, ada sentuhan religi dan menyodorkan kearifan lokal Kalbar. Dengan membaca buku ini, rasa cinta kita akan semakin tumbuh terlebih kepada orangtua dan saudara.”

Sukses dengan kegiatan kepenulisan ini dan banyak kegiatan sebelumnya yang sering dibicarakan di media masa ini, FLP Kalbar juga mengajak bagi semua kalangan yang suka menulis untuk bergabung dalam komunitas ini dengan mengikuti program wajib rekuitmen pelatihan dasar menulis (Pedasmen 6) yang rencananya akan diadakan bulan Mei mendatang.

Check Also

Orasi Mahasiswa Tolak UU PT

Oleh: Mariyadi Sejumlah mahasiswa dari berbagai elemen, GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, dan HMKR (Himpunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *