Home / Beranda / Jepin Lembut Sambas Kembali Menangkan Lomba Tangkai Jepin Tradisional FSBM

Jepin Lembut Sambas Kembali Menangkan Lomba Tangkai Jepin Tradisional FSBM

Pelatih, Penari, dan pemain musik Jepin Lembut Sekura saat di belakang panggung.
Pelatih, Penari, dan pemain musik Jepin Lembut Sekura saat di belakang panggung.

Oleh Mariyadi

MABMonline.org, Sambas–Perwakilan dari Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Sambas dengan Jepin lembutnya kembali memenangkan lomba Tangkai Jepin Tradisional dalam acara Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) ke-IX yang diadakan di Jl. Pembangunan tepatnya di depan kantor Bupati Sambas. Jum’at malam (30/08).

“Pada FSBM ke-VIII di Pontianak, kami juga mendapat juara pertama,” ungkap Syahril, Pembina Sanggar Bina Karya di Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat.

Menurut Syahril, saat FSBM ke-VIII di Pontianak kemarin, ia membawa peserta-peserta yang agak dewasa. Rata-rata peserta yang ikut kemarin adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang juga termasuk dalam sanggar Bina Karya. Sedangkan kali ini, Syahril membawa peserta yang lebih muda, yang rata-rata masih di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Ada tiga versi Jepin Lembut di Kabupaten Sambas ini yaitu versi Tebas, Sikannang, Sekura. Namun, kami tadi membawakan tari jepin versi Sekura,” kata Syahril.

Menurut Syahril, mereka sengaja mempertahankan keaslian tari Jepin versi Sekura ini dan ia terus memancing anak-anak didiknya untuk terus mempelajarinya agar tari Jepin ini selalu lestari. “Saya katakan pada anak-anak didik saya, bahwa tari tradisionallah yang punya nilai jual tinggi dibanding tari-tari kreasi lain. Karena tari kreasi telah banyak kita temukan. Namun, tari jepin lembut jarang sekali dapat kita temukan,” tambah Syahril.

“Dengan latihan keras selama tiga bulan dan anak-anak didik yang telah memunyai dasar, sehingga anak-anak didik saya dapat tampil dengan maksimal,” pungkas Syahril.

Hal senada juga diucapkan Rasdiana, sebagai pelatih sanggar Bina Karya Sekura yang juga sebagai tenaga pengajar di SMP 2 Teluk Keramat mengatakan bahwa, latihan keras mereka lakukan selama 2 minggu sebelum festival diadakan. Tepatnya pada bulan Ramadhan Kemarin. “Dua minggu itulah latihan di iatkan. Meskipun dibulan Ramadhan,” Tambah Rasdiana.

Tahniah!

Check Also

Sultan Hamid II, Sang Perancang Lambang Negara yang Terlupakan

Oleh: Nur Iskandar Tepat di hari Kartini, (21/4), Seminar Nasional Meluruskan Sejarah Sultan Hamid Sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *