Home / headline / Jumadi: Terdapat Lima Pemetaan TPS

Jumadi: Terdapat Lima Pemetaan TPS

oleh Sabhan Rasyid

P1340959

 

 MABMonline.org Pontianak—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat menggelar pelepasan relawan pengawas pemilu 2014 untuk daerah Kalimantan Barat. Kegiatan yang mengangkat tajuk “Dari Bawaslu Kita Selamatkan Pemilu Indonesia” tersebut dilaksanakan, Kamis  (13/3) di gedung PCC. Acara dimulai dengan registrasi peserta sejak pukul 8 pagi dan dimulai secara resmi pada pukul 10 pagi.

Kegiatan yang dihadiri oleh 506 orang peserta tersebut dimulai dengan pelepasan secara resmi para relawan pengawas pemilu oleh Gubernur Kalimantan Barat. Acara tersebut dilengkapi dengan penyampaian materi oleh Jumadi yang memaparkan materi dengan judul “Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Pemilu”

Jumadi memulai presentasinya dengan menyampaikan beberapa hal tentang pentingnya pengawasan dalam proses pemilu. Menurutnya, pengawasan pemilu merupakan tanggung jawab bersama masyarakat. “Pentingnya pengawasan pemilu untuk menjamin pemilu berjalan sesuai aturan dan sebagai upaya kontrol masyarakat terhadap proses pemilu,” ungkap dosen FISIP Untan tersebut.

Dalam pemaparan panjangnya kepada peserta, Jumadi menyampaikan tentang dua kelompok penting dalam mengawas pemilu serta pemetaan terhadap TPS pemilu berdasarkan pengalaman pelaksanaan pemilu sebelumnya, yakni 2004 dan 2009.

Kelompok-kelompok penting dalam pengawasan pemilu adalah orang-orang yang memiliki kesempatan luas dalam proses pengawasan pemilu. “Terdapat dua kelompok penting dalam mengawas, yaitu kelompok pemilih dan kelompok sadar politik (kalangan pelajar dan mahasiswa),” ujar Jumadi.

Jumadi menambahkan bahwa proses pengawasan pemilu yang selama ini terjadi sampai pemilu 2009 selalu mengalami penurunan. “Menurut penelitian Perludem (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi) menunjukkan bahwa pengawasan pemilu 2004 dan 2009 oleh masyarakat terus mengalami penurunan,” paparnya.

Pada bagian akhir presentasinya, Jumadi menyampaikan pemetaan TPS pemilu yang diklasifikasikan berdasarkan pengalaman pelaksanaan pemilu sebelumnya. Jumadi memaparkan ada lima pemetaan TPS, yaitu TPS aman (aman dari segala kecurangan dan konflik), TPS rawan 1 (pernah terjadi kecurangan dan konflik), TPS rawan 2 (rentan terjadi konflik), TPS rawan 3 (medannya jauh dari jangkauan pengawasan dan pengamanan), dan TPS khusus (terletak di rumah tahan dan rumah sakit).

Semua tentu mendambakan pelaksanaan pemilu yang bersih dan adil. Pelaksanaan pemilu yang bersih akan menghasilkan pelaksanaan demokrasi yang baik bagi Indonesia. “Pemilu bersih, Indonesia Maju,” pungkas Jumadi dalam materinya.

 

Check Also

Gubernur Perlu Tingkatkan Anggaran Kebudayaan Kalbar

Penulis Mariyadi MABMonline.org, Pontianak — Dalam rangka ulang tahun ke-16 Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *