Home / Jurnalisme Warga / Karapan Sapi: Pemersatu Budaya dan Etnis

Karapan Sapi: Pemersatu Budaya dan Etnis

Oleh Rizqiyah

Gambar : para panitia dan acara karapan sapi.
Gambar : para panitia dan acara karapan sapi.

MABMonline.org, Pontianak- Karapan sapi merupakan salah satu kebudayaan yang ada pada masyarakat madura, sabtu dan minggu tanggal 6 dan 7 april 2013 bertempat di Desa Kula Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, dilaksankan karapan sapi yang di helat oleh Ketua Ikatan Keluarag Besar Madura (IKBM) Kabupaten Kubu Raya bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kubu Raya.

Acara yang di laksankan dua hari ini, cukup menyedot perhatian masyarakt, tidak hanya di hadiri oleh warga Madura saja namun, etnis lain juga turut tumpah ruah dalam acara pacuan sapi itu.

Karapan sapi sudah lama tidak di pertontonkan selama terjadi kerusuhan sosial yang terjadi antar etnis di Kalimantan Barat, sehingga pacuan sapi ini menajdi tontonan yang menarik buat warga yang haus akan kebudyaan mereka, sebelumnya acara yang sama telah di helat di Kabupaten pontianak tepatnya di Galang.

Karapan sapi ini menjadi momentum dalam menajlin komonikasi budaya, sehingga orang lain juga dapat mengenal karapan sapi, pada pembuakaan acara tersebut di meriahkan juga oleh pertunjukan tari khas Dayak, melayu dan china, tidak hanya itu namun juga tokoh antar etnis itu juga turut hadir dalam acara tersebut.

Seperti yang di tuturkan oleh panitia yang sekaligus sebagai ketua IKBM KKR Irsan, dalam sambutannya ‘’ kegiatan ini tidak hanya di laksanakan atas dasar etnis saja namun, lebih dari itu bahwa kita sebagai anak bangsa wajib melestarikan kebudayaan yang di wariskan oleh nenek moyang kita, untuk itu kami berharap ini semua menjadi tontonan yang dapat menajlin komonikasi antar budaya’’.

‘’Pada acara karapan sapi ini panitia mengambil tema ‘’MADURA SAHABAT SEMUA ETNIS’’, ini menujukkan bahwa warga Madura membuka diri untuk bersahabat dengan siapa pun sehingga kedepan tidak ada lagi konflik yang merugikan kita semua’’ demikian yang di sampaikan oleh Nagian Imawan sekretaris IKBM Kal-Bar, dalam sambutannya.

Check Also

Melestarikan Zikir Nazam Melayu Sambas

Oleh Tan Erwin MABMonline.org, Pontianak — Tak… tak… dung… dung…dung… bunyi gendang yang memecahkan keheningan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *