Home / Beranda / Kontingen Kayong Utara Juara 1 Pangkah Gasing

Kontingen Kayong Utara Juara 1 Pangkah Gasing

MABMonline.org, Putussibau—Tujuh kontingen dari MABM kabupaten/kota beradu kekuatan gasing di Lapangan Rumah Dinas Bupati, Kedamin, Jumat (19/12/14). Permainan rakyat yang dilombakan dalam acara Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) X itu dimenangkan oleh kontingen dari Kayong Utara setelah beradu gasing dengan kontingen KotaSingkawang degan skor akhir 2 0.

“Yang tentu bahagai sekali,” ungkap Rahmat, satu di antara pemain gasing Kayong Utara.

Rahmat beserta anggota yang lain merasa sangat bahagia. Ia berharap bisa mempertahankan posisi ini. Ke depannya, ia juga akan terus melatih diri. Di kampungnya ada sanggar yang mereka namai Sanggar Gasing, tempat mereka berlatih memainkan permainan rakyat itu. Mereka latihan rutin 4 kali seminggu. “Kalau di Kayong, cukup banyak penerusnya dari kecil hingga besar. Kami melatih anak sekolah juga,” tambah Rahmat.

Adapun urutan Pemenang Tangkai Lomba Pangkah Gasing adalah: Juara 6 Kabupaten Mempawah, juara 5 Kabupaten Kapuas Hulu, Juara 4 Kabupaten Sambas, Juara 3 Kabupaten Kubu Raya, juara 2 Kota Singkawang.

Dalam moment tersebut, piala dan uang pembinaan langsung diserahkan oleh Bupati Kubu Raya, A. M. Nasir. Pada waktu bersamaan pula, piala dan uang pembinaan untuk juara Tangkai Lomba Uri Gasing diserahkan oleh Bupati Kayong Utara, H. Hildi Hamid.

Dalam Tangkai Lomba Pangkah Gasing ini beberapa persyaratan juga harus dipenuhi peserta. Berat gasing yang dimainkan tidak boleh lebih dari 4 ons. Ukuran gasing juga tidak boleh lebih dari diameter yang disediakan. “Harus tidak lebih dari 4 ons. Kalau usia tak terbatas, tua muda boleh,” ungkap Zulkibli, satu di antara panitia.

Dalam Pangkah Gasing ini masing-masing kontingen beranggotakan 3 orang. Menang dan kalah ditentukan tiga kali putaran secara bergantian. Gasing yang menang adalah gasing yang bertahan baik itu gasing yang dipangkah atau yang memangkah. Nilainya diambil dari letak gasing yang bertahan. Di lapangan telah tersedia lingkaran-lingkaran dengan nomor nilai. lingkaran dalam (lingkaran 1) bernilai 10, lingkaran kedua bernilai 8, lingkaran ke tiga bernilai 6, lingkaran ke empat bernilai 4 dan lingkaran terakhir yang letaknya paling luar bernilai 2. “Kalau gasingnya keluar lingkaran, maka tidak dapat nilai,” kata Zulkibli.

Jika pemutar gasing tidak masuk lingkaran maka diberi kesempatan dua kali. Jika kedua gasing keluar lingkaran maka hasilnya kosong. Jika pemangka tidak mengenai gasing yang dipasang maka nilainya didapatkan oleh pemasang.

 

Check Also

Sultan Hamid II, Sang Perancang Lambang Negara yang Terlupakan

Oleh: Nur Iskandar Tepat di hari Kartini, (21/4), Seminar Nasional Meluruskan Sejarah Sultan Hamid Sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *