Home / Jurnalisme Warga / KPU Ingatkan Tenggat Penyerahan Laporan Keuangan Periode II

KPU Ingatkan Tenggat Penyerahan Laporan Keuangan Periode II

oleh Sabhan Rasyid

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak terus bekerja demi menyiapkan pesta demokrasi April mendatang. Tidak hanya persiapan fisik, tetapi dari segi regulasi untuk parpol peserta pemilu juga dengan serius dipersiapkan. Salah satu aturannya adalah kewajiban setiap parpol untuk melaporkan aliran dana kepada KPU Kota Pontianak. Ketetapan ini diatur dalam Surat Edaran KPU RI Nomor 659/KPU/IX/2013 tentang penyerahan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye peserta pemilu tahun 2014 secara periodik.

Pelaksanaan pemilu yang sesuai aturan memang sangat diharapkan semua pihak. Proses penyerahan laporan keuangan parpol ini pada dasarnya tidak rumit. Parpol peserta pemilu sebenarnya hanya perlu mencatat para donatur, berapa jumlahnya, dan dipergunakan untuk apa. “Sebenarnya parpol tidak perlu takut, laporkan saja dengan jelas,” ungkap Hepni Supardi, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Pontianak.

Terkait dengan tenggat waktu penyerahan laporan keuangan parpol, KPU memberikan batas waktu sampai 2 Maret 2014. Parpol peserta pemilu yang menyerahkan laporan melewati tenggat waktu akan dikenakan sanksi. Sanksi yang akan dijatuhkan adalah pembatalan parpol tersebut sebagai peserta pemilu. Hal ini diatur jelas dalam pasal 138 ayat 1, UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Parpol yang menjadi peserta pemilu selayaknya harus mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan KPU. KPU juga tidak menginginkan jika terjadi kesalahan dan penimpaan sanksi kepada parpol. “Kita juga tidak mengharapkan adanya sanksi kepada parpol,” ujar Hepni.

Untuk mengantisipasi kesalahan dan kebingungan parpol, KPU menyediakan program bantuan untuk semua parpol. KPU Kota Pontianak menyiapkan helpdesk yang bisa melayani para pengurus parpol untuk berdiskusi tentang cara-cara menyusun laporan keuangan. “Kita selalu terbuka kepada semua pihak untuk membantu agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan kebijakan laporan keungan parpol,” tukas Hepni di Kantor KPU Kota Pontianak, (11/2).

Check Also

Budaya Korea “Meledak” di Indonesia

Oleh : Ahmad Yani MABMonline.org, Pontianak — Pada era globalisasi saat ini faktor budaya merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *