Home / FSBM IX / MABM Kota Singkawang: Telok Mak Jantu Bukan Teluk Mak Janda Hantu!

MABM Kota Singkawang: Telok Mak Jantu Bukan Teluk Mak Janda Hantu!

Satu diantara peserta Lomba sedang bertutur.
Satu diantara peserta Lomba sedang bertutur.

Oleh Mariyadi

MABMonline.org, Sambas—Di sela lomba Tangkai Bertutur (Bercerita) Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) IX di Jl. Pembangunan tepatnya di depan kantor bupati, Rabu, (28/06). Peserta dari Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang ungkap cerita tentang asal usul Telok Mak Jantu yang simpang siur ceritanya di dalam masyarakat. “Saya bela-belakan wawancara seseorang yang umurnya telah mencapai 69 tahun untuk mengungkap cerita yang positif. Namanya pak Long Surya di Teluk Mak Jantu,” tutur Abdul Malik, peserta dari MABM Kota Singkawang.

 Teluk Mak Jantu adalah sebuah tempat wisata yang ada di Singkawang. Tepatnya di  kelurahan Sedau, dusun Teluk Karang. “Kita bangga punya pulau terkecil di Indonesia yang ada di Teluk Mak Jantu yaitu pulau Simping.”

Menurut Malik, Cerita berawal dari seorang wanita yang diberi sebutan Mak Jantu dikarenakan wanita ini sering membantu warga menjantu (Memungut) buah-buahan yang jatuh. Karena jika tidak dibantu, masyarakat akan rebutan dan berkelahi. “Mak Jantu adalah orang yang sakti dalam ceritanya. Ia dapat berubah-ubah apa saja. Berubah untuk menjadi anak kecil, wanita cantik, dan sebagainya. Namun, ia adalah orang yang sangat baik.”

Malik meneruskan, Mak Jantu yang tadinya dianggap sakti, membuat sikap masyarakat  berlebihan. Mereka meminta-minta di Kampung Teluk tempat Mak Jantu tinggal. Mereka bahkan sampai memberikan sesajen buat Mak Jantu. Mak Jantu menolak diperlakukan seperti itu. Ia memilih pindah ke hulu Sungai Sedau yang disebut dengan Sungai Derake. “Di sungai Derake itu, ada seseorang wanita yang bernama Mak Rodok yang suka nakal. Suka usil dengan orang, dan suka menyesatkan orang. Banyak orang yang disesatkan jalannya oleh Mak Rodok,” tambah Malik.

Malik mengatakan, datanglah beberapa kapal lanun dari Eropa yang ingin menangkap gadis-gadis cantik di Kampung Teluk. Karena mendapat iming-iming hadiah, masyarakat memberi tahu bahwa di ujung sungai Sedau ada Mak Jantu yang cantik jelita. Namun, hal tersebut cepat di dengar oleh Mak Rodok. “Mak Rodok pun mengerjakan, menyesatkan, hingga menenggelamkan kapal lanun tersebut hingga para lanun jera untuk datang kembali,” tambah Malik.

Menurut Malik, Sebelumnya cerita tentang Mak Jantu ini simpang siur. Bahkan ada yang mengatakan bahwa Teluk Mak Jantu Adalah Teluk Mak Janda Hantu. Itu sangat menakutkan.  Harapan saya, Pulau Simping dan pastinya Teluk Mak Jantu, tidak lagi ditakuti dengan cerita tentang Mak Janda Hantu. “Para pengunjung jangan takut lagi dengan Teluk Mak Jantu karena saya telah sampaikan hal yang positif dan semoga Teluk Mak Jantu dan tentunya pulau  Simping dapat selalu terkenal di mata Nasional dan Internasional,” pungkas Malik.

Check Also

Budaya Korea “Meledak” di Indonesia

Oleh : Ahmad Yani MABMonline.org, Pontianak — Pada era globalisasi saat ini faktor budaya merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *