Home / Beranda / MABM Sintang dan Kapuas Hulu Menang Tangkai Syair Melayu

MABM Sintang dan Kapuas Hulu Menang Tangkai Syair Melayu

mabmonline.org – Tangkai syair yang diikuti setiap kabupaten telah terlaksana di keraton Sekadau (7/11). Tangkai syair dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori Putri dan Putra. Kategori putri diraih oleh Kabupaten Sintang, sedangkan kategori putra diraih oleh Kabupaten Kapuas Hulu.

Pemenang Tangkai Syair Melayu Kategori Putra

 

Utusan penyair Sintang, Syech Beby (20), membawakan syair dengan lagu selendang delime. Syair yang berjudul Bersatu Membangun Budaya karya G.M. Fadli, Sos,. M,Si. “Saya bacakan syair karya Bang Fadli berlagu selendang delime dengan cengkok yang khas.” Ungkap Beby.

Beby yang pernah menjadi juara Harapan Satu saat FSBM XI di Singkawang masih memiliki tekad kuat untuk bisa menang. Berlatih berulang kali untuk mempelajari cengkok pembacaan syair.

“Tantangan terberat bagi saye harus mempertahankan kelenturan cengkok pembacaan syair supaya tidak muncul cengkok dangdut.” Tutur Beby yang juga penyanyi dangdut.

Harapan Beby kedepannya supaya kegiatan FSBM terus dilakukan. Lomba yang menggalakkan budaya melayu pada masyarakat, khususnya anak muda. Semoga anak muda mencintai dan semakin tergerak hati melestarikan serta mengembangkan kebudayaan Melayu. “Semoga syair semakin digiatkan di kalangan anak muda. Karena banyak anak muda berbakat dalam berkesenian. Kalau anak muda giat dalam bersyair maka syair akan tetap hidup di kalangan masyarakat melayu dan masyarakat umum.”

Juara Tangkai Syair Melayu Kategori Putra

 

Para pemenang berharap di masa depan dapat mewakili kalbar ke jenjang yang lebih tinggi. Begitu juga harapan Ahmad Firman sebagai pemenang syair putra utusan Kapuas Hulu. Ia merasa senang bisa meraih juara pertama.

“Saya senang bisa memberikan yang terbaik untuk Kapuas Hulu. Semoga kedepannya saya bisa menjejaki lomba syair ditingkat nasional dan internasional.” Tutur Ahmad.

Pemenang yang mendapatkan nilai tertinggi karena sesuai dengan kriteria penilaian yang diinginkan. Kriteria penilaian berkaitan dengan pembacaan, penampilan, dan isi syair. “Peserta sudah banyak yang bagus, namun masih ada yang tidak tepat menentukan nada dan kelenturan cengkok. Selain itu masih banyak yang kurang dalam improvisasi saat pembacaan.” Ungkap Cek Mat saat memaparkan temuan juri.

Di akhir pemaparan, Ahmad Samsudin atau biasa dipanggil Cek Mat mengatakan bahwa yang belum menang mesti berlapang dada. Kekalahan merupakan kemenangan yang tertunda. Masih ada kesempatan berlatih dan ikut lomba untuk FSBM selanjutnya. (zn)

Check Also

Antusias Perempuan Melayu Mengikuti Ekshibisi Masakan Melayu

mabmonline.org , Sekadau – Ekshibisi masakan melayu diikuti perempuan melayu dari delapan MABM kabupaten di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *