Home / Jurnalisme Warga / Merasakan Legitnya Lempok Durian Pontianak

Merasakan Legitnya Lempok Durian Pontianak

Lempok durian enak dan mantap
Beberapa buah lempok yang siap disantap.

Oleh Fradita Yulia Sari

MABMonline.org, Pontianak– Lempok Durian merupakan salah satu kuliner unggulan Kalimantan Barat. Lempok Durian terbuat dari 100%  daging buah durian ditambah sedikit gula sebagai pengawet alami. Prosesnya seperti pembuatan dodol, tetapi tanpa campuran beras ketan. Bentuk dodol (Lempok Durian) ini panjang, berwarna kecoklatan, rasanya manis, legit dan lembut. “Jika dimakan harus dipotong-potong dulu seperti kue lapis hahahaha,” ujar Toha (34), pembuat Lempok Durian, sambil tertawa.

Harga 1 kg Lempok Durian Pontianak ini Rp 150.000. 1 kg terdiri dari 2 bungkus, masing-masing @500 gram, jelas Toha. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasanya disebut lempok). “Apa adik tahu cara membuat Lempok Durian?” imbuh Toha melontarkan pertanyaan kepada saya cara pembuatan Lempok Durian itu. “Yah, buatnya ga tau.” Spontan keluar jawaban dari saya. “Eemmm, yuk ikut, saya beritahu cara membuatnya. Nyaaaaaaammmm….nyaaaammmm,” ujar Toha, sambil memakan sepotong Lempok Durian.

Toha mengatakan, sambil mengambil senjata perangnya, Lempok adalah dodol yang terbuat dari daging buah durian asli yang hanya dicampur dengan gula dan garam. Pembuatan lempok ini biasa dilakukan masyarakat Kalimantan Barat dan sekitarnya pada saat musim durian berlangsung. Pembuatan lempok ini memakan waktu kurang lebih selama 3 sampai dengan 4 jam. “Siapin dulu deh bahan-bahannya dengan lengkap,” tutur Toha, sambil senyum simpul.

Bahan-bahannya;

  1. Durian masak/mateng 4-5kg
  2. Gula pasir 1kg
  3. Garam 1 sendok teh

Cara Pembuatannya;

  1. Durian dibuka dan diambil isinya, pisahkan daging durian dari bijinya. Jangan sampai keambil yang busuk.
  2. Tambahkan gula pasir sebanyak 1 kg. untuk setiap daging buah durian sebanyak 4-5kg dan tambahkan garam 1 sendok teh.
  3. Semua bahan dimasukkan dalam kuali besar yang dipanaskan di atas tungku atau kompor.
  4. Bahan yang ada di aduk terus menerus, api jangan terlalu besar lama pengadukan lebih kurang 2-3 jam.
  5. Lempok siap diangkat dan dianggap matang kalau sudah tidak lengket di pengadukan usahakan sampek warnanya agak gelap ye.
  6. Lempok siap dikemas dalam plastik.
  7. Sebelum dibungkus, lebih baik lempok dijemur satu harian dulu, agar lempok tahan lama.

Nah, begitu lah caranya. Semoga adik dapat memasak dan mencobanya di rumah. Selamat mencoba, semoga berhasil, kata Toha sambil memberikan saya satu bungkus Lempok Durian itu. Terimakasih, jawabku berbinar.

Check Also

Sigondah: Meriam Dahsyat Peninggalan Kerajaan Mempawah

Oleh Kinanti Wulandari Hijau dan damai, kata yang dapat mewakili suasana di tempat ini. Suara burung-burung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *