Home / Jurnalisme Warga / Museum Kalimantan Barat

Museum Kalimantan Barat

Oleh Anita

museum1MABMonline.org, Pontianak Museum Kalbar merupakan salah satu bangunan bersejarah yang menjadi bagian dari wajah lama kota Pontianak ini. Wajah lama kota yang dibangun pada tahun 1975. Tanggal 4 Oktober 1983 mulai difungsikan meskipun masih banyak kekurangan. Lokasinya tepat di depan rumah dinas Gubernur Kalbar, Jl. Jenderal A. Yani Pontianak. Di sana terdapat bangunan-bangunan tua yang bernilai sejarah.

Di dalam museum tersimpan beberapa benda bersejarah antara lain batu-batu bertulis seperti batu Replika, Miniatur Tungku Pembakaran Keramik, Miniatur Rumah Lanting, Miniatur Lancang Kuning, Miniatur Lumbung/ Dango yang masing-masingnya tertulis tentang sejarah asal-usul batu tersebut. Selain itu, terdapat rumah-rumah kecil atau biasa disebut Miniatur rumah kopra yang dianggap merupakan kebudayaan penduduk asli yaitu Dayak dan Melayu. Namun untuk penduduk pendatang juga dipamerkan kebudayaannya seperti rumah budaya Tionghoa.

Baca juga: Perpustakaan Kota Pontianak, Berbenah Menjaring Pencinta Ilmu

Kadang museum juga menjadi tempat diadakannya beberapa kegiatan yang melibatkan masyarakat umum seperti pameran, karya tulis, survei, pengadaan koleksi, ceramah, sarasehan, sosialisasi, diskusi, penelitian, lomba lukis, cerdas cermat, dll. “Misi dari museum Kalbar yaitu untuk membina dan mengembangkan kebudayaan dan pariwisata di Kalimantan Barat. Juga sebagai sarana membina budaya lokal/daerah untuk memperkaya kebudayaan nasional, melestarikan budaya lokal sebagai aset pariwisata daerah dan nasional, menjadikan museum sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan pengembangan kebudayaan, dan menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa untuk memperkokoh semangat persatuan,” ungkap salah satu petugas museum Kalbar.

Di depan Museum ada dua buah meriam kuno berusia ratusan tahun. Sedangkan di halaman museum terdapat sebuah tiang bendera yang terbuat dari ulin dilengkapi pengerek. Museum Kalbar buka mulai hari Selasa-Minggu dengan jam kunjungan 08.00-14.00 jumat 08.00-11.00 dan 12.30-14.00, sedangkan hari Senin dan libur nasional tutup.

Check Also

Sigondah: Meriam Dahsyat Peninggalan Kerajaan Mempawah

Oleh Kinanti Wulandari Hijau dan damai, kata yang dapat mewakili suasana di tempat ini. Suara burung-burung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *