Dari Komunitas Melayu Nusantara, Iyeth Bustami Hingga Rekor MURI, Meriahkan FSBM XI

pengurus-mabm-kalbar
Gawai Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) XI kian dekat. Festival yang akan mengumpulkan masyarakat Melayu di Singkawang ini akan dihelat pada 17—22 Oktober 2016. Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat ini menjadi acara kebanggaan masyarakat Melayu di bumi Kalimantan, bahkan di Indonesia.

“Kegiatan ini akan mengundang komunitas Melayu yang ada di Nusantara dan lembagai Melayu serumpun dari negara tetangga untuk memeriahkan even besar ini,” ujar Chairil Effendy, selaku Ketua Umum MABM Kalimantan Barat.

Syech Bandar, ketua panitia FSBM XI, mengungkapkan bahwa panitia akan mendatangkan artis terkenal untuk meramaikan malam final kegiatan FSBM XI. “Artis yang didatangkan ini insyallah adalah artis yang tak asing lagi bagi kita, Iyeth Bustami,” jelas Syech Bandar.

Kegiatan FSBM XI ini juga akan menyelenggarakan satu kegiatan yang dapat mencetak rekor MURI. “Kita akan pecahkan rekor MURI di Singkawang dalam FSBM XI. Pemecahan rekor ini juga melibatkan seluruh kontingen MABM Kabupaten/Kota lainnya. Tapi, rekor yang mau dibuat masih rahasia,” tegas Sekda Singkawang ini berdiplomasi.

Pemkot Singkawang Siap Gelar FSBM XI

paparan-sekda-mabm-singkawang
“Pelaksanaan Festival Seni Budaya Melayu XI Kalimantan Barat akan dipusatkan di Stadion Kridasana Singkawang mulai 17—22 Oktober 2016,” ujar Syech Bandar selaku ketua panitia saat memaparkan persiapan kota Singkawang sebagai tuan rumah FSBM XI di Balai Kerja Rumah Melayu, Sabtu, 9 April 2016.

Pengurus DPP MABM sangat serius dan kagum dengan pemaparan Syech Bandar yang juga Sekda Singkawang dalam rapat persiapan pelaksanaan FSBM XI ini. Lebih lanjut, Sekda Singkawang menegaskan bahwa Singkawang siap menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba dan eksibisi di Stadion Kridasana sebagai lapangan kebanggaan masyarakat Kota Singkawang.

Pemkot Singkawang akan menjadikan Stadion Kridasana menjadi tujuan peserta FSBM XI dan masyarakat yang ingin menyaksikan berbagai perlombaan yang digelar serta pusat jajanan kuliner tradisional. Di lokasi kegiatan akan ada kuliner khas Melayu dengan cara besaprah yang dapat dinikmati pengunjung setiap harinya. “Baik siang maupun malam akan ada saprahan di lokasi lomba. Makanan tersedia tidak putus-putus,” tegas Sekda Singkawang.

Lebih lanjut, Sekda Singkawang yang murah senyum ini memastikan bahwa panitia juga mempersiapkan malam takruf bersama Walikota Singkawang. Acara ini sebagai penyambutan tuan rumah kepada peserta dan kontingen kabupaten/kota yang menjadi peserta FSBM XI. “Dalam pelaksanaan FSBM XI, panitia akan menyiapkan dan memfasilitasi keperluan peserta lomba selama kegiatan berlangsung,” tegas Sekda Singkawang.

Sertifikat Gratis, Upaya Mengenalkan Tugu Khatulistiwa Hingga ke Mancanegara

oleh Anggun Pertiwi

sertifikat_tugu-khatulistiwa
Kurang lengkap rasanya jika wisatawan yang sudah mampir ke kota Pontianak namun tidak menyambangi tugu Khatulistiwa. Bangga rasanya kala mendapat sertifikat sebagai bukti telah melintasi garis khatulistiwa. “Sertifikat gratis, tanpa dipungut biaya malah sudah ada tanda tangan Walikota Pontianak,” ujar Kasnawi, operator pelayanan sertifikat sedikit berpromosi.

Sudah sekitar tiga puluh tahun pemberian sertifikat pelintas khatulistiwa ini diberikan secara gratis. “Dulu sertifikat ini masih ditulis dengan mesin ketik, sekarang tidak perlu repot lagi dan takut salah menulis nama orang karena sudah menggunakan komputer,” ungkap Kasnawi saat ditemui Senin, 21 Maret 2016.

Sertifikat ini hanya diberikan untuk wisatawan dari luar kota Pontianak untuk memperkenalkan objek wisata Tugu Khatulistiwa kepada masyarakat dari luar Pontianak hingga mancanegara.

Piagam Perlintasan Khatulistiwa atau Certificate of Equator Crossing memuat nama pengunjung, dan waktu mengunjungi tugu khatulistiwa, dan pernyataan bahwa telah melintasi Khatulistiwa di kota Pontianak, dan tidak lupa juga terdapat tanda tangan dan cap asli dari Walikota Pontianak. Selain mendapatkan sertifikat gratis, wisatawan akan mendapatkan banyak informasi mengenai monumen yang bersejarah ini.

Garis ekuator atau yang biasa disebut dengan garis khatulistiwa adalah garis yang membagi bumi menjadi dua bagian yaitu belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis khatulistiwa juga merupakan poros rotasi bumi. Garis khatulistiwa hanya melintasi daratan atau wilayah perairan di 14 negara, satu di antaranya adalah kota Pontianak.

Pontianak adalah salah satu kota yang dilintasi oleh garis ekuator dan memiliki monumen yang kini menjadi objek wisata. “Sekitar 30 tahun sertifikat ini sudah diterapkan, sertifikat ini diberikan gratis untuk turis asing sebagai upaya memperkenalkan kota Pontianak ke mancanegara,” pungkas Kasnawi.

Gerhana Matahari Total di Pontianak; Shalat Kusuf dan Pembawa Berkah Musiman

Oleh: Elis Han Sy, Adip Levine, Rizki Septiani‎

Rabu (9/3), menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia khususnya Kota Pontianak. Pasalnya, fenomena alam yang terbilang langka akan tiba, gerhana matahari total.

kusuf gerhana matahari total
Momen yang telah dinantikan tersebut tidak dibiarkan berlalu begitu saja bagi umat muslim. Mereka berbondong-bondong mendatangi Masjid Raya Mujahidin, guna sholat kusuf atau sholat gerhana. Jumlah jamaah yang datang di luar dugaan dan membludak. Puluhan ribu jamaah menyerbu masjid terbesar di Kalimantan Barat ini. Akibatnya, jamaah meluber hingga di samping toilet, bahkan ada yang shalat di tengah jejeran motor yang diparkir di halaman masjid.

Sholat kusuf yang dipimpin oleh H. Salman Alfarisi, Lc, dengan Khatib Dr. H. Harjani Hefni, Lc, MA itu berlangsung tertib dan hikmat. Sebelum sholat dimulai, H. Mahsuf Nahyus, A. Ma menyampaikan tata tertib sholat ke seluruh jamaah agar mereka tidak melakukan kesalahan nantinya.

Beberapa warga yang berpartisipasi dalam sholat kusuf mengaku bahwa ini merupakan kali pertamanya dan mereka merasa haru dan bersyukur dapat mengikuti sholat tersebut dengan baik.

“Ini yang pertama kalinya kak, saya bersyukur rasenye soalnye bise ketemu yang kayak gini. Terharu juga sih,” ungkap Nurul (20), seorang mahasiswa.

Pendapat lain juga diutarakan Irma (20), seorang mahasiswa, “Iye kak pertama kalinya, kesannya begetar rasenye, sedih rasenye, pokoknye rasenye luar biasalah,” ungkapnya penuh kebahagiaan. “Lamaaanye,” tiba-tiba terdengar celetukan seorang pria dari belakang.

Meski cuaca mendung dan matahari nyaris tak menampakkan dirinya, tak menyurutkan semangat para jamaah untuk melakukan sholat kusuf. Selain warga yang datang untuk mengikuti sholat kusuf, banyak pula warga yang datang hanya untuk menyaksikan detik-detik terjadinya gerhana, mengingat masjid raya Mujahidin merupakan satu di antara tempat yang dijadikan sebagai pos pantauan.

shalat kusuf
Di sela pelaksanaan shalat kusuf, ada beberapa pelajar SMK yang melihat peluang bisnis. Para pelajar SMK Negri 3 Pontianak ini menjajakan kerupuk di depan masjid tersebut.

Para pelajar tersebut memilih berjualan karena memperkirakan pengunjung yang datang akan ramai sekaligus mereka dapat melihat gerhana matahari. “Kami tidak mau melewatkan momen yang jarang dan mungkin hanya terjadi sekali seumur hidup ini,” ujar Wahyudi.

Andi, salah satu diantara pelajar SMK Negeri 3 Pontianak yang berjualan kerupuk, mengaku bahwa penjualan kerupuk yang mereka jual seharga 5000 rupiah cukup laku. “Penjualan di sini cukup lumayan, peminat kerupuk kami cukup banyak,” ujarnya.

 

Bantu Korban Banjir, AMPS Galang Dana di Jalan

Oleh Mariyadi

mabmonline.org, Pontianak– 30-an mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Sesama (AMKS) melakukan aksi turun ke jalan untuk meminta sumbangan bagi korban banjir di Kabupaten Sambas. Aksi tersebut tersebar di beberapa perempatan lampu merah, salah satunya di perempatan bundaran Digulist Untan, Rabu (2/3). Kegiatan tersebut rencananya akan berlangsung selama 2 hari.

“Alhamdulillah, untuk hari pertama sudah terkumpul 5 juta lebih,” ungkap Riko, satu di antara mahasiswa yang ikut dalam penggalangan dana tersebut.

Riko mengatakan, jika dirasa cukup, dana yang terkumpul akan langsung disalurkan kepada korban banjir di Kabupaten Sambas. Tujuan utama bantuan yakni di kecamatan Sejangkung, desa Semanga.

Rudi yang juga peserta aksi mengatakan bahwa penggalangan dana bertujuan untuk membantu dan meringankan penderitaan masyarakat. Rudi juga berharap bukan hanya mahasiswa yang aktif namun pemerintah dan anggota dewan serta masyarakat juga harus lebih proaktif. 

“Masyarakat di sana tepatnya desa Semanga tidak dapat melakukan aktifitas, semoga dengan partisipasi aktif mahasiswa dapat meringankan beban yang masyarakat alami,” ujarnya.

Seperti yang diberitakan di beberapa media, Kabupaten Sambas khususnya di daerah Semanga Kecamatan Sejangkung sedang mengalami banjir yang parah. Semua aktivitas masyarakat lumpuh total. Bantuan dari berbagai pihak sangat dinantikan untuk meringankan beban.

Harga BBM Turun, Berikut Daftar Harganya…

oleh Mariyadi

mabmonline. org, Pontianak–Mulai hari ini (1 Maret 2016) pertamina kembali menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk RON 90 yakni Pertalite dan Ron 92 Pertamax. Pertamax diturunkan sebesar Rp 200 sedangkan pertalite di bawah Rp. 200.

Harga baru yang ditetapkan pertamina tersebut sebenarnya telah berlaku pada jam 00.00 malam tadi. Berikut harga baru yang ditetapkan oleh pertamina:

Bio Solar : 5650
Pertalite : 7500
Pertamax :‎ 7950
Pertamax Plus : 8850
Pertamina Dex : 8800‎

Sedangkan untuk bensin Premium, menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral IGN Wiratmaja Puja, pemerintah akan menyesuaikan harganya pada 1 April mendatang. Kebijakan ini sesuai dengan ketetapan Menteri ESDM yang menetapkan harga BBM per 3 bulan. Terakhir, harga keekonomisan BBM ditetapkan 5 Januari 2016.

“Ini demi kestabilan dan ketersediaan BBM. Harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, distribusi, dan lainnya,” tutup IGN Wiratmaja, Rabu (3/2).

Mulai 1 Maret, Polda akan Adakan Operasi Simpatik di Kalbar

Oleh Mariyadi

mabmonline.org, Pontianak—Kepolisian daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar) akan menggelar operasi Simpatik untuk beberapa Wilayah di Kalbar termasuk juga di Pontianak. Operasi Tersebut akan berlangsung selama 21 hari yakni mulai dari 1 s.d 21 Maret Nanti.

Operasi tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP, Arianto, melalui Kabag Binopsnal Ditlantas, AKBP, Gusti Maychandra kepada Indopos, Minggu, (28/2). Ia mengatakan, operasi simpatik ini akan dilaksanakan di 17 kawasan tertib lalu lintas yang ada di Kalbar, yakni di Pontianak, Mempawah, dan Singkawang, Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang, Kapuas Hulu dan Ketapang.

Dalam operasi tersebut, akan dicek beberapa perlengkapan bekendara seperti kelengkapan surat-surat semua jenis kendaraan bermotor, memastikan helm pengendara sepeda motor sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Begitu juga dengan spion, knalpot, ban, dan lainnya.

Meski ada pro-kontra di kalangan pengendara, setidaknya bila dijalankan dengan benar maka razia dapat bermanfaat: mengurangi pencurian kendaraan bermotor; menegakkan disiplin berlalu lintas; mengurangi korban kecelakaan; mengurangi tindak kejahatan jalanan, dan terakhir, memberi rasa aman kepada masyarakat dengan ditertibkannya kegiatan balapan liar dan aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat. Semoga.

 

Syukuran Dua Bupati Terpilih di Rumah Melayu

MABM gelar syukuran bupati sintang kapuas hulu
Meraih kemenangan tanpa dukungan dana yang besar bukanlah suatu hal yang mustahil. Demikian paparan kedua bupati terpilih—Kabupaten Sintang dan Kapuas Hulu—pada syukuran yang diadakan di Rumah Melayu, Selasa (16/2).

Acara syukuran dan silaturahim jajaran pengurus MABMKB, DPRD Provinsi dengan dua bupati terpilih berlangsung hikmat. Kedua bupati yang terkenal dekat dengan rakyat ini menyampaikan sepatah dua patah kata dengan santai. Bupati petahana Kapuas Hulu, AM Nasir, SH, mengharapkan setelah pelantikan, tidak ada lagi gesekan antar pendukung. “Yang di atas tidak ada masalah, mengapa di bawah masih ribut?” paparnya. Ia juga menambahkan, janganlah ada pesta kemenangan yang berlebihan. “Saya menghimbau para pendukung untuk tidak menyalakan kembang api dan mercon.”

Silaturahim dari masjid ke masjid, dukungan luas dari masyarakat Sintang dan tokoh masyarakat, serta adanya perbaikan peraturan pilkada, demikianlah poin penting yang terucap dari bupati terpilih kabupaten Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M. Med. Ph. Seorang dokter yang telah tiga kali mengikuti gelaran pilkada dan memiliki track record yang lengkap: tahun 2005 sebagai Wakil Bupati, 2010 nyaris terpilih dan akhirnya, di tahun ini terpilih menjadi orang nomer satu di bumi Senentang.

Di akhir acara, Ketua Umum MABM Kalimantan Barat, H. Chairil Effendy mengucapkan selamat dan rasa bangga atas terpilihnya kedua bupati pilihan rakyat tersebut. Figur yang terpilih bukan karena gelontoran dana yang besar. “Semoga keduanya dapat terus amanah dan mampu menunaikan pengabdian dengan baik,” harap guru besar Universitas Tanjungpura ini. (red)

Maret Mendatang, Indonesia akan Dikejutkan Gerhana Matahari Total

Oleh Mariyadi

mabmonline.org, Pontianak—pada 9 Maret 2015 nanti, matahari akan mengalami gerhana total. Maka dari itu, pada siang hari, beberapa bagian Indonesia akan gelap pada beberapa waktu. Total daerah yang berdampak adalah 45 kota di 12 provinsi di Indonesia.

Menurut data yang dilansir di http://www.bmkg.go.id, lama gerhana bulan paling lama terjadi selama 3 menit. Hal tersebut terjadi di daerah timur Maba, Maluku Utara, yaitu 3 menit 19,5 detik dengan magnitudo gerhana sebesar 1,019. Lokasi-lokasi yang terlewati jalur totalitas tersebut akan meredup, hingga seperti saat fajar atau senja. Puncak keredupannya adalah saat terjadinya Puncak Gerhana, yaitu waktu di tengah-tengah fasetotalitas ini. Pada saat puncak gerhana terjadi, akan tampak cahaya redup di sekitar Matahari, yangdisebut sebagai korona atau mahkota Matahari.

Fenomena gerhana bulan adalah fenomena yang terjadi beratus-ratus tahun. Tahun ini, kita masih dapat menikmatinya. Menurut data http://www.bmkg.go.id, akan terjadi lima jenis gerhana pada tahun ini yakni : Pertama, Gerhana Matahari Total (GMT) 9 Maret 2016 yang dapat diamati dari Indonesia. Kedua, Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 23 Maret 2016 yang diamati dari Indonesia. ketiga, Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 18 Agustus 2016 yang diamati dari Indonesia. Keempat, Gerhana Matahari Cincin (GMC) 1 September 2016 yang tidak dapat diamati dari Indonesia. Kelima, Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 16-17 September 2016 yang dapat diamati dari Indonesia.

Kembangkan Budaya Baca Tulis, Forsas Kampanye ke Sekolah

 

forsas muhammadiyah ketapang
mabmonline.org– Untuk mengembangkan budaya membaca dan menulis, Forum Sastra Kalimantan Barat (Forsas Kalbar) mendatangi beberapa sekolah. Kali ini, tim yang beranggotakan dua orang mendatangi SMA Muhammadiyah 1 dan 2 Ketapang.

“Kali ini, hari kedua yakni SMA Muhammadiyah Ketapang,” kata Asmirizani, satu di antara anggota tim sekaligus sebagai pengurus bidang komunikasi dan informasi Forsas Kalbar.

Asmiri juga mengatakan, mereka akan terus melakukan kampanye ini ke sekolah-sekolah. Saat ini, mereka baru menjalankan di Ketapang. Tidak menutup kemungkinan akan mendatangi seluruh sekolah yang ada di Kalimantan Barat. “Biar ada motivasi membaca dan penulisan puisi,” tambah Asmiri.

Di SMA Muhammadiyah, Asmiri memberikan motivasi menulis kepada siswa-siswa dan memberikan pelatihan kepenulisan puisi Akorstik. “Naskah tulisan tersebut saat ini sedang dipilah-pilah oleh kurator. Nanti akan diterbitkan,” jelas Asmiri.

Menurut Asmiri, naskah-naskah yang telah ditulis akan disunting, dipilih oleh tim kurator. Naskah tersebut juga akan diterbitkan agar terdaftar di perpustakaan nasional dan yang pasti ber-ISBN. Zani berharap, acara yang mereka gagas ini dapat berlangsung terus dan dapat menumbuhkembangkan geliat sastra di Kalimantan Barat. “Semoga usaha yang kita lakukan bisa berguna bagi perkembangan sastra di Kalbar,” pungkas Asmiri.