Home / Budaya / Pandangan Hidup Melayu

Pandangan Hidup Melayu


Setiap masyarakat pasti memiliki pandangan hidupnya  sendiri-sendiri, tidak terkecuali masyarakat Melayu. Melayu sebagai sebuah  identitas kultural, biasanya diasosiasikan dengan orang yang beragama Islam,  beradat istiadat Melayu, dan menempati kawasan Melayu. Defenisi semacam ini  bersifat reduktif, karena tidak semua orang yang mengidentifikasi dirinya  sebagai orang Melayu menempati kawasan Melayu, menganut agama Islam dan  memraktikkan adat istiadat Melayu. Hal ini memberikan gambaran bahwa Melayu  bukanlah sebuah entitas kebudayaan yang tunggal dan homogen. Melayu ibarat  rumah, yang di dalamnya dihuni oleh berbagai orang dengan cara pandang yang  berbeda-beda, baik itu yang bersumber dari perbedaan sistem religi maupun  keyakinan. Sistem religi dan keyakinan tersebut memungkinkan munculnya  perbedaan-perbedaan dalam hal adat-istiadat dan ritual, konsepsi kosmologi dan  waktu, sistem mata pencaharian, dan lain-lain.

Mengingat begitu beragamnya ekspresi kebudayaan—yang  disebabkan oleh pandangan hidup yang berbeda-beda pada masyarakat Melayu, portal  ini berusaha membahas dan menguraikan pandangan hidup orang Melayu yang beragam  tersebut. Secara lebih rincinya, hal-hal yang diasumsikan terlingkup dalam  pandangan hidup Melayu antara lain: pandangan tentang Tuhan (pencipta),  pandangan tentang kosmologi (dunia), pandangan tentang waktu, pandangan tentang  nasib dan usaha, pandangan tentang manusia, pandangan tentang hantu, dan  pandangan tentang leluhur. (melayuonline)

Check Also

Seminar Tradisi dan Sejarah Melayu di Kubu Raya

Oleh Gusti Iwan MABMonline.org, Pontianak — Pagi ini bertempat di Balai Kerja Majelis Adat Budaya Melayu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *