Home / Jurnalisme Warga / Pertunjukan Tari dan Pameran di FBBK 2013

Pertunjukan Tari dan Pameran di FBBK 2013

Oleh: Siti Hardianti


MABMonline.org, Pontianak
— Festival Budaya Bumi Katulistiwa (FBBK) 2013 merupakan agenda wisata yang setiap tahun diselenggarakan di Kalimantan Barat. Untuk tahun ini diselenggarakan di Pontianak  mulai tanggal 26 – 29 September 2013, dengan mengambil tempat di Taman Budaya dan Museum Kalimantan Barat. Festival Budaya Bumi Katulistiwa (FBBK) 2013 ini, menampilkan banyak budaya-budaya Kalimantan Barat yang masing-masing setiap kabupaten dan kota menampilkan kebudayaannya tersendiri.

Kebudayaan yang di tampilkan adalah seperti tarian melayu, tarian dayak dan stan-stan pameran dari setiap Kabupaten/Kota, masing-masing stan pameran  memperlihatkan keunikan budaya pada setiap daerahnya tersebut. Pertunjukan tarian dijadwalkan pada tanggal 27 September 2013. yang diselenggarakan pada dua tempat, yaitu untuk tarian Dayak ditampilkan di Taman Budaya dan untuk tarian Melayu ditampilkankan di halaman Museum Kalimantan Barat.

Kontingen yang mengikuti tarian Dayak berjumlah 11 Kabupaten/Kota yang menampilkan tarian, mulai dari Kabupaten Sekadau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten  Bengkayang, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten  Landak. Masing-masing setiap tarian memberikan sinopsis jalan cerita sendiri, seperti Kabupaten Sekadau tema tarian Dayaknya yaitu Betenun Kain, Kabupaten Kapuas Hulu dengan tema tarian Basatir Menyairtio yang artinya mendulang emas serta ucapan syukur, untuk Kabupaten Bengkayang tema tarian Dayaknya yaitu Nyobeng, setiap tanggal 15 Juni diselenggarakan festival budaya khas daerah Bengkayang. Kabupaten Ketapang tema tarian Kulang Kulik, dan pada Kabupaten Pontianak tema tariannya yaitu Ngaon Motoon yang artinya menjaga sawah.

Untuk penyelenggaraan tarian Dayak tersebut di mulai jam 20.00 wib, dengan dihadiri tiga dewan juri, yaitu 2 orang dewan juri berasal dari Jakarta yang bekerja sebagai penari dan koreografer di Taman Mini Nasional, yang bernama Ibu Sri Endang dan Ibu Tri Mawar Santi, serta seorang dewan juri yang berasal dari daerah Kalimantan Barat yaitu Bapak Jonberto.

Di halaman Museum Kalimantan Barat selain menampilkan tarian juga menampilkan stan-stan menarik, setiap stan menampilkan khas dan kreasi budaya adat dan tradisi masing-masing. Sebagai contoh di stan Kabupaten Pontianak memperlihatkan kerajinan khas dari Kabupaten Pontianak seperti Batik Awan Berarak yaitu batik khas Kabupaten Pontianak, kerajinan kreasi tangan pembuatan hiasan tempat tisu dan hiasan toples kue.

Salah satu  penjaga stan Kabupaten Pontianak yang saya wawancarai bernama Ibu Deti memperlihatkan makanan khas Kabupaten Pontianak seperti Kue Sagu dan Kue Bulu Antu, minuman susu hasil produksi dari Kabupaten Pontianak yaitu susu ATK, yang hasil pembuatan olahannya dari susu sapi segar. Kue Bulu Antu yang dijual seharga Rp 7.000 yang terdiri dari bahan roti regal yang dilapisi dengan gula  lalu dibaluti dengan mie bihun, sedangkan Roti Sagu Kak Ati dijual dengan seharga Rp 11.000. Untuk kain Batik Awan Berarak berukuran 1,5 m seharga Rp 90.000 yang ditampilkan ialah batik warna terbaru dari Batik Awan Berarak.

Wadah tisu dan wadah toples kue yang dihias dengan beragam  bentuk dan warna yang menarik. Tidak hanya itu saja yang dipamerkan di Kabupaten Pontianak, makanan hasil laut, tempat-tempat wisata, menampilkan sektor-sektor yang ada di Kabupaten Pontianak, dibidang perindustrian, perikanan, pertanian, UKM, wisata kuliner, seni budaya, pertambangan, dan perhubungan yang diperlihatkan di stan tersebut yang ada di Kabupaten Pontianak dan diperlihatkan bagi pengunjung yang datang.

Untuk wisata makanan laut di daerah Kabupaten Pontianak berada di daerah Segedong yang bernama Pondok Gravella, dan makanan Pengkang. Di Mempawah terdapat wisata yang bernama Wisata Nusantara yang di dalamnya terdapat juga permaianan anak-anak untuk liburan keluarga,  tidak hanya itu saja, masih banyak wisata-wisata yang ada di Kabupaten Pontianak yang menarik untuk dikunjungi.
Tujuan membuka stan ini yaitu untuk mempromosikan keunggulan-keunggulan khas budaya atau mempromosikan budaya, adat istiadat Kabupaten Pontianak, yang di adakan setiap tahunnya. Di adakannya Festival Budaya Bumi Khatulistiwa (FBBK) 2013 ini dengan tujuan untuk mengangkat budaya dari setiap Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Barat, sekaligus memperkenalkan budaya di setiap daerah Kabupaten/Kota.

Check Also

Sigondah: Meriam Dahsyat Peninggalan Kerajaan Mempawah

Oleh Kinanti Wulandari Hijau dan damai, kata yang dapat mewakili suasana di tempat ini. Suara burung-burung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *