Home / Jurnalisme Warga / Safari Dakwah Ustad Ali Ahmad

Safari Dakwah Ustad Ali Ahmad

Oleh Teti Laila Adha

MABMonline.org, Pontianak — Masjid Muhtadin Untan dipadati pengunjung pada Selasa (12/3) pukul 9.00 WIB. Pengunjung berdatangan untuk menghadiri tabligh akbar yang merupakan agenda safari dakwah ustad Ali Ahmad. Tabligh akbar kali ini mengkaji tentang manajemen pendidikan dan dakwah.

Tabligh akbar ini dihadiri kalangan dewasa, remaja serta anak-anak yang ikut serta orangtua mereka. Pengunjung terlihat sangat antusias ketika ustad Ali Ahmad menyampaikan materi ceramah yang khas dengan dialek Melayu Riau. Sesekali Ustad Ali menyelipkan guyonannya di sela-sela penyampaian materi. Hadirin pun tertawa kegirangan.

Hadirin menyimak apa yang disampaikan Ustad Ali dengan cermat walaupun terkadang  terlihat beberapa ibu harus disibukkan dengan mengurusi anaknya yang terkadang menangis rewel. Pengunjung yang hadir pada tabligh akbar ini terdiri dari kalangan masyarakat umum termasuk mahasiswa. “Kajiannya keren, ada membahas pendidikan untuk para calon pendidik seperti saya ini,” kata Nur Amanah, mahasiswa FKIP Untan.

Ustad Ali menyampaikan materi dimulai dari materi dakwah dan dilanjutkankan dengan materi pendidikan. Menurut ustad Ali, ada beberapa sifat yang harus dimiliki kita dalam mendakwahkan kebenaran. “Kita harus sabar, sabar adalah tempat bergantung kepemimpinan. Selain itu, kita juga harus tawadhu dalam berdakwah. Kita rela direndahkan orang, asal tidak direndahkan Allah,” ujar dai pekan Baru, Riau ini.

Tabligh Akbar ditunda ketika waktu sholat zuhur tiba. Para pengunjung sholat zuhur berjamaah. Setelah selesai sholat, ustad Ali kembali menyampaikan materi mengenai pendidikan. Ustad Ali mengatakan bahwa seorang pendidik haruslah mempermudah siswa dari sisi kejiwaan dalam proses belajar-mengajar. Seorang pendidik juga harus kreatif memanajemen suasana kelas.

Sekitar pukul 13.30 WIB, acara selesai setelah sebelumnya dilakukan sesi tanya-jawab. Tak lupa juga panitia penyelenggara tabligh akbar membagikan  soft files materi kajian kepada pengunjung ketika kajian usai.

Check Also

Penulis Muda, Rohani Syawaliyah

Oleh Hira Wahyuni MABMonline.org, Pontianak — Rohani Syawaliah, seorang sastrawan yang berasal dari Jawai, Sambas, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *