Home / Jurnalisme Warga / Tatjin Mera/Bubur Merah Makanan Khas Madura

Tatjin Mera/Bubur Merah Makanan Khas Madura

Oleh Rizqiyah

bubur merahMABMonline.org, Pontianak — Indonesia memiliki kekayaan tidak hanya dari segi budaya namun juga dari makanan atau kuliner, setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri, makanan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi warganya.
Seperti dalam warga Madura, ada kuliner yang hampir luput dari perhatian kita, biasanya kita hanya tahu kuliner Madura hanyalah sate, nah kali ini kita akan melihat kuliner Madura yang lain.
Tatjin (bubur), ya ini salah satu kuliner Madura yang  tidak setiap hari kita melihatnya, Tatjin ini hanya bisa di nikmati satu tahun sekali, namun tidak jarang ketika orang ingin menyantapnya mereka menyediakan untuk disantap bersama keluarga.
Tatjin yang satu ini hampir tidak ada perbedaannya dari bubur yang biasanya kita jumpai, namun yang menjadi perbedaan hanyalah dari rasa dan campuran cenil, sejenis cendol yang dicampurkan di bubur tersebut. Untuk lebih jelasnya yuk kita lihat bagaimana cara memprosesnya hingga menjadi kuliner yang mak nyus.

Kali ini saya mengunjungi daerah yang terletak di perbatasan Kota Pontiank, tepatnya di Parit Tengah Desa Sungai Malaya, di sana saya bertemu ibu Misliyah. Ibu dua anak ini sering membuat bubur yang menjadi khas warga Madura ini,  tak jarang warga sering memesannya.
“Pertama, siapakan bahan-bahan seperti ,tepung beras, tepung ketan, gula merah, air, dan garam. Selanjutnya tepung beras di masukkan ke belanga campurkan air rebus hingga mengntal, kemudian campurkan gula merah aduk hingga rata.” ibu Mis menjelaskan.
“ kemudian kita membuat cenil (sejenis cendol yang terbuat dari tepung ketan. Cara membuat cenil mudah, siapkan tepung ketan campurkan air sedikit saja hingga agak mengeras lalu masukkan ke air yang mendidih masak hingga matang, nah cenil ini untuk dicampurkan ke bubur yang tadi kita buat. Setelah ini kita buat bubur putih, siapkan tepung beras dengan jumlah  lebih sedikit dari bubur merah, karena bubur putih ini hanya untuk campuran saja.
Berikut caranya, Masukkan santan kemudian tepung, aduk hingga rata, campurkan garam secukupnya, aduk hingga mengental”. Mudahkan, ibu dua anak itu menjelaskan.

Bubur buatan ibu Mis ini benar-benar menggoda, warna bubur yang merah dengan campuran bubur putih membuat ku tidak sabar untuk menyantapnya,  bubur ini benar-benar mak nyus, bubur merah rasanya manis dengan cenil yang kenyal sangat terasa di lidah, bubur putih rasanya  gurih benar-benar perpaduan yang serasi.

Check Also

Melestarikan Syair dan Pantun Meski Usia Tak Lagi Muda

Oleh Taazmiyah Pontianak–Sekitar pukul 8 pagi saya dan teman saya, Lia, Titin, dan Mar membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *