Home / Beranda / Waspadai Penyakit Tidak Menular!

Waspadai Penyakit Tidak Menular!

penyakit-tidak-menular
oleh: Rabiul Priyantono

Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization) melaporkan dari 57 juta kematian di dunia pada tahun 2008, 36 juta diantaranya atau sekitar 63% kematian disebabkan oleh kelompok penyakit tidak menular (non communicable diseases). Sekitar 80% dari kematian yang disebabkan oleh kelompok penyakit ini, terjadi di negara yang memiliki pendapatan menengah ke bawah termasuk Indonesia. Tahukah anda apa saja yang termasuk kelompok penyakit tidak menular? Kelompok itu adalah penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), diabetes, kanker dan penyakit saluran nafas kronik. Penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh beberapa penyebab yang sama seperti merokok, aktivitas fisik yang rendah, mengonsumsi alkohol, makan makanan yang tidak sehat, tekanan darah yang tinggi, kegemukan, dan kadar kolesterol yang tinggi.

Merokok merupakan penyebab terbesar dari penyakit-penyakit di kelompok penyakit tidak menular. Merokok dapat menyebabkan kanker pada mulut, hipertensi, penyakit jantung dan kondisi-kondisi lain karena di dalam rokok terdapat lebih dari 4000 bahan kimia dan 50 diantaranya diketahui sebagai zat yang menyebabkan kanker. Merokok juga dapat meningkatkan kadar kolesterol yang nantinya akan menyebabkan stroke dan penyakit jantung lainnya seperti penyakit jantung koroner. Efek buruk dari rokok ini bukan hanya dirasakan oleh perokok, namun juga orang lain yang menghirup asap rokok. Lebih dari 6 juta kematian di dunia disebabkan oleh rokok dan paparan asap rokok, yang diperkirakan merupakan penyebab dari 6% kematian pada wanita dan 12% pada pria di dunia.

Selain merokok, kurangnya aktivitas fisik seperti berolahraga juga merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit-penyakit ini. Pada penelitian yang dilakukan pada orang yang melakukan aktivitas fisik yang sedang seperti lari pagi selama 150 menit setiap minggu, didapatkan terjadinya penurunan risiko terjadinya penyakit jantung iskemik sekitar 30%, risiko diabetes sekitar 27% dan risiko kanker payudara dan kolon sekitar 21-25%. Aktivitas fisik juga dapat memperbaiki profil lipid di dalam darah dengan menurunkan kadar kolesterol jahat dan menaikkan kadar kolesterol baik, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Penyebab lain dari kelompok penyakit ini adalah kebiasaan mengonsumsi alkohol. Mengonsumsi alkohol selain dapat menyebabkan penyakit jantung, diabetes dan kanker, alkohol juga dapat merusak hati sehingga memperparah keadaan dan menurunkan kualitas hidup.

Makan makanan yang tidak sehat juga merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit-penyakit ini. Kurangnya makan sayur dan  buah dapat menjadi faktor penyebab penyakit jantung, kanker lambung dan kanker usus. Makan makanan yang mengandung banyak garam dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, oleh karena itu Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk mengonsumsi garam kurang dari 5 gram per orang tiap hari untuk mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah. Makan makanan yang banyak mengandung kolesterol juga dapat berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut, maka sudah seharusnyalah kita mengubah pola hidup menjadi pola hidup yang sehat seperti hindari merokok, perbanyak olahraga, jangan mengonsumsi alkohol, atur pola makan dan pilih makanan yang sehat serta sering melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk memantau kondisi tubuh.

Check Also

Malam Ramah Tamah Bupati dan Kafilah FSBM IX

Oleh: Gusti Iwan MABMonline.org, Sambas —  Jum’at (23/8/2013), Bupati Sambas dr.Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, M.Ph …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *